[ad_1]

Jakarta, CNBC Indonesia – Sebuah video secara ekslusif didapatkan CNN Intenational Jumat (10/1/2020). Video berdurasi 0:19 memuat sebuah objek yang tengah terbang di langit Teheran, Iran, dan tiba-tiba hilang setelah sebuah rudal ditembakkan.

Menurut media tersebut, peristiwa itu terjadi sekitar Rabu (8/1/2020) dini hari. Pada saat yang sama, pesawat Boeing 737 milik Ukraine International Airlines dikabarkan jatuh setelah lepas landas (take off) di Teheran.

Meski demikian, CNN International masih terus memverifikasi video tersebut. Walau demikian media milik AS itu mengklaim bangunan di video nampak serupa dengan situasi di pinggiran wilayah Parand, di ibu kota Iran.





Sebelumnya, Perdana Menteri Kanada, Justin Trudeau, meyakini kecelakaan pesawat bukan persoalan teknis. Tetapi tertembak secara tidak sengaja oleh rudal Iran.

Pernyataan tersebut ia ungkapkan berdasarkan data-data dari berbagai sumber intelijen.

“Kami memiliki intel dari banyak sumber, termasuk koalisi dan milik kami sendiri. Bukti-bukti menunjukkan bahwa pesawat itu ditembak oleh misil Iran,” katanya sebagaimana dikutip dari AFP. “Ini mungkin tidak diengaja.”

Pesawat Ukraine International Airlines dikabarkan jatuh di dekat bandara Teheran. Sebanyak 176 orang penumpang yang mayoritas berkewarganegaraan Iran dan Kanada tewas.

Kantor berita AFP melaporkan pesawat itu lepas landas pukul 6.10 pagi waktu Iran. Pesawat ini hilang dari radar beberapa menit setelah lepas landas (take off).

Presiden Ukraine International Airlines Yevganiy Dykhne memastikan pesawat berfungsi dengan baik di bawah kendali pilot yang berpengalaman.

“Pesawat dalam kendali yang baik. itu merupakan salah satu pesawat terbaik kami dengan kru yang bagus,” katanya.

Ukraine International Airlines adalah maskapai penerbangan terbesar di Ukraina dan dimiliki oleh pihak swasta. Sejak insiden, maskapai itu menunda semua penerbangan menuju Teheran sampai ada keputusan lebih lanjut.

Yevganiy menolak mengomentari spekulasi, apakah insiden itu berkaitan dengan serangan misil Iran ke pasukan AS di Irak di hari yang sama.

Seperti diketahui, Garda Revolusi Iran mengonfirmasi serangan ke pangkalan udara gabungan AS-Irak di Ayn al-Asad, Irak Barat, Rabu (8/1/2020). Serangan itu merupakan balasan atas kematian pemimpin Pasukan Quds, sayap eksternal Garda Revolusi Iran, Jenderal Qasem Soleimani, pekan lalu.

[Gambas:Video CNBC]

(sef/sef)


[ad_2]

>>Artikel Asli<<

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here